Sunday, 29 March 2015

learning disability

masalah pada learning disability
  • proses informasi
  • proses organisasi
penyebab
  • keturunan (genetik)
  • teratogenik
  • medical
  • envirotment (lingkungan)
type dari learning disablelity
  • dislexia
    •  gangguan bicara dan baca
  • discalculia
    • gangguan pada materi tentang hitung menghitung
  • disgrafia
    • gangguan dalam menulis (tulisan yang tidak rapih)
  • dispraksia
    • gangguan saat planning motor (dapat juga gangguan dalam mengambil keputusan)
  • asosiasi dengan gangguan yang lain misal ADHD
itu merupakan beberapa  masalah, penyebab, type dari learning disability (gangguan belajar), jika anda susah unutk konsentrasi dalam pekerjaan penyebab nya bisa lingkungan yang sekitar anda yang membuat anda sussah unutk belajar atau mengerjakan pekerjaan anda atau ada hal yang lain. untuk lebih jelasnya konsultasikan dengan dokter pribadi anda atau ahli ergonomi untuk memeberikan masukan bagaimana cara menyeting sebuah tempat agar nyaman unutk belajar ataupun bekerja.


terimakasih

Tuesday, 17 March 2015

beberapa cara unutk meringankan rasa nyeri:

jika terjadi rasa nyeri membuat kita menjadi tidak nyaman dalam melakukan semua kegiatan yang kita lakukan dan beberapa dari kita yang merasakan nyeri malah membuatnya menjadi tidak fokus dalam melakukan tugas.
  • menggunakan ice/air hangat
  • posisikan bagian tubuh yang nyeri senyaman mungkin
  • hindari gerakan yang tidak perlu
  • untuk pada bagian punggung hindari gerakan membungkuk
  • mengambil napas dalam beberapa kali
  • menggunakan alat bantu untuk meredakan rasa nyeri mis; pada punggung dapat menggunakan korset

beberapa cara diatas sedikit banyak dapat meredakan rasa nyeri, unutk lebih jelasnya dalam solusi nyeri yang anda rasakan anda dapat menanyakan kepada Dokter pribadi anda.
terimakasih.

pindahan



Suatu pagi di awal bulan april ada seorang anak yang bernama herby dia murid pindahan dan berada di kelas 12, hari ini adalah hari pertama dia masuk di sekolah barunya. Namun hari ini bukan hari keberuntungannya karena hari pertama dia sudah datang terlambat karena semalaman dia tidak dapat tidur dengan nyenyak dan bermimpi yang aneh dan seram, dan dia pun dihukum oleh pak guru unutk tidak mengikuti jam pelajaran pertama. Dia bingung apa yang hari dia lakukan apa hanya duduk didepan kelas sampai jam pertama selesai, setelah beberapa menit duduk perutnya mulai lapar dan dia pun pergi ke kantin sekolah unutk membeli makana dan sarapan karena dia belum sempat sarapan dirumah. Di jalan menuju kantin suasananya sangat sepi dan sunyi dan hanya suara langkah kaki yang terdengar
“duk…. Duk…duk..!!”
herby mulai merasa tidak nyaman dan tidak lama kemudian sampai lah dia di persimpangan lorong yang amat sangat sunyi karena anak-anak sedang masuk kelas. Herby terdiam diantara persimpangan dan tiba-tiba terdengar suara
“brrruuuuggkkh…..”
Benda terjatu. Herby pun langsung mengambil jurus langkah seribunya, sesampainya di kantin dia langsung duduk sambil terengah-engah, dia mencoba mengatur napasnya agar kembali normal, setelah napasnya normal dia datang ke kios dekat dengan tempat duduknya dan memesan makanan
“ibu, nasi goreng special satu ya!” seru herby.
Namun ibu penjaga kios itu tetap memotong-motong bawang, dan herby mencoba kembali untuk memesan
“ibuu… nasi goreng special satu!!” seru herby dengan nada yang sedikit mengeras.
Ibu itu pun menengok dan berjalan mendekat menuju herby dengan membawa pisau tajam dan runcing yang membuat herby menjadi takut dan bergemetaran, ibu itu semakin dekat, mendekat, dekat lagi, semakin dekat dan amat dekat
“iya, ibu akan buatkan ya” seru ibu penjaga kios dengan suara dan raut wajah yang datar dan dingin.
Herby kembali ketempat duduknya dan melihat sekelilingnya yang sepi senyap itu. Dia merasa tidak nyaman dengan suasananya yang membuat rasa takut dan gemetarannya semakin menjadi. Tak lama kemudian pesanan yang dipesan datang dan diantar langsung oleh ibu tadi dengan membawa pisau yang tajam dan berkilau,
“ini, nasi gorengnya!” kata ibu kios.
“maa….kasih bu!” jawab herby dengan bergemetaran.
Saat asik makan terdengar suara yang memanggil namanya
“herby!” dengan beresis dan dengan efek yang horror.
Herby pun berhenti sejenak dan melanjutkan makan kembali, namun suara itu kembali terdengar
“heerrrby!” semakin berdesis
Herby mencoba mengabaikan suara panggilan tersebut dan kembali menyantap makanan yang ada didepannya, tiba-tiba dari belakang ada yang menyentuh pundak herby, herby kaget dan tidak berani unutk menengokan kepalanya kebelakang, namun belum sempat herby menengok tiba-tiba
“arrrrggghhh….” Suara sangat keras
Herby pun kaget dan ketakutan, namun saat herby muli ketakutan terdengan suara tertawa
“hahahahah….”
Dan ternyata itu adalah murid satu kelas herby yang diperintahkan oleh gurunya untuk memanggil herby masuk kekelas
“hahaha… aku mengejutkan mu ya?” Tanya murid tersebut
“iya… aku sangat terkejut dan takut.” Jawab herby
“ayo kita kembali ke kelas aku diperintahkan pak guru unutk memanggil kamu masuk ke kelas” seru murid tersebut
“sebentar aku kekios itu dulu” jaawab herby
Setelah selesai membayar makanan nya herby dan murid itu kembali menuju kelas dan diperjalanan herby menanyakan soal ibu yang menjaga kios tadi
“ibu tadi kok datar dan serem gitu ya?” Tanya herby
“oh… yu jum” jawab murid
“iya ibu itu..” balas herby
“yu jum memang begtu dia itu terlihat seram namun dia baik kok” seru murid
Tak teras herby dan muri itu sampai dipersimpangan lorong yang membuat herby merasa takut pada saat sendirian dan dia pun bertanya
“dilorong ini tadi waktu aku sendiri aku mendengar suara benda jatuh.” Seru herby
“oh.. benda itu bolpen aku yang jatu saat sedang mengejar kamu’ jawab murid
“ternyata kamu, aku kira ada sesuatu.” Seru herby
“hahaha…. Sesuatu apa? Kamu takut ya” Tanya muri pada herby
“iya kau takut” jawab herby
“kenapa kamu takut kan disini tidak ada apa-apa!” seru murid
“iya suasananya mirip dengan apa yang aku tonton kemarin sore” kata herby
“kamu nonton apa?” Tanya murid
“aku nonton film horror jepang yang serem itu dan latarnya itu sekolah” seru herby
“hahaha… itu kan film tau.” Seru murid
Tak terasa sudah sampai pintu masuk kelas dan mereka pun masuk kelas untuk mengikuti pelajaran.