Suatu
pagi di awal bulan april ada seorang anak yang bernama herby dia murid pindahan
dan berada di kelas 12, hari ini adalah hari pertama dia masuk di sekolah
barunya. Namun hari ini bukan hari keberuntungannya karena hari pertama dia sudah
datang terlambat karena semalaman dia tidak dapat tidur dengan nyenyak dan
bermimpi yang aneh dan seram, dan dia pun dihukum oleh pak guru unutk tidak
mengikuti jam pelajaran pertama. Dia bingung apa yang hari dia lakukan apa
hanya duduk didepan kelas sampai jam pertama selesai, setelah beberapa menit
duduk perutnya mulai lapar dan dia pun pergi ke kantin sekolah unutk membeli
makana dan sarapan karena dia belum sempat sarapan dirumah. Di jalan menuju
kantin suasananya sangat sepi dan sunyi dan hanya suara langkah kaki yang
terdengar
“duk….
Duk…duk..!!”
herby
mulai merasa tidak nyaman dan tidak lama kemudian sampai lah dia di
persimpangan lorong yang amat sangat sunyi karena anak-anak sedang masuk kelas.
Herby terdiam diantara persimpangan dan tiba-tiba terdengar suara
“brrruuuuggkkh…..”
Benda
terjatu. Herby pun langsung mengambil jurus langkah seribunya, sesampainya di
kantin dia langsung duduk sambil terengah-engah, dia mencoba mengatur napasnya
agar kembali normal, setelah napasnya normal dia datang ke kios dekat dengan
tempat duduknya dan memesan makanan
“ibu,
nasi goreng special satu ya!” seru herby.
Namun
ibu penjaga kios itu tetap memotong-motong bawang, dan herby mencoba kembali
untuk memesan
“ibuu…
nasi goreng special satu!!” seru herby dengan nada yang sedikit mengeras.
Ibu
itu pun menengok dan berjalan mendekat menuju herby dengan membawa pisau tajam
dan runcing yang membuat herby menjadi takut dan bergemetaran, ibu itu semakin
dekat, mendekat, dekat lagi, semakin dekat dan amat dekat
“iya,
ibu akan buatkan ya” seru ibu penjaga kios dengan suara dan raut wajah yang
datar dan dingin.
Herby
kembali ketempat duduknya dan melihat sekelilingnya yang sepi senyap itu. Dia
merasa tidak nyaman dengan suasananya yang membuat rasa takut dan gemetarannya
semakin menjadi. Tak lama kemudian pesanan yang dipesan datang dan diantar
langsung oleh ibu tadi dengan membawa pisau yang tajam dan berkilau,
“ini,
nasi gorengnya!” kata ibu kios.
“maa….kasih
bu!” jawab herby dengan bergemetaran.
Saat
asik makan terdengar suara yang memanggil namanya
“herby!”
dengan beresis dan dengan efek yang horror.
Herby
pun berhenti sejenak dan melanjutkan makan kembali, namun suara itu kembali
terdengar
“heerrrby!”
semakin berdesis
Herby
mencoba mengabaikan suara panggilan tersebut dan kembali menyantap makanan yang
ada didepannya, tiba-tiba dari belakang ada yang menyentuh pundak herby, herby
kaget dan tidak berani unutk menengokan kepalanya kebelakang, namun belum
sempat herby menengok tiba-tiba
“arrrrggghhh….”
Suara sangat keras
Herby
pun kaget dan ketakutan, namun saat herby muli ketakutan terdengan suara
tertawa
“hahahahah….”
Dan
ternyata itu adalah murid satu kelas herby yang diperintahkan oleh gurunya
untuk memanggil herby masuk kekelas
“hahaha…
aku mengejutkan mu ya?” Tanya murid tersebut
“iya…
aku sangat terkejut dan takut.” Jawab herby
“ayo
kita kembali ke kelas aku diperintahkan pak guru unutk memanggil kamu masuk ke
kelas” seru murid tersebut
“sebentar
aku kekios itu dulu” jaawab herby
Setelah
selesai membayar makanan nya herby dan murid itu kembali menuju kelas dan
diperjalanan herby menanyakan soal ibu yang menjaga kios tadi
“ibu
tadi kok datar dan serem gitu ya?” Tanya herby
“oh…
yu jum” jawab murid
“iya
ibu itu..” balas herby
“yu
jum memang begtu dia itu terlihat seram namun dia baik kok” seru murid
Tak
teras herby dan muri itu sampai dipersimpangan lorong yang membuat herby merasa
takut pada saat sendirian dan dia pun bertanya
“dilorong
ini tadi waktu aku sendiri aku mendengar suara benda jatuh.” Seru herby
“oh..
benda itu bolpen aku yang jatu saat sedang mengejar kamu’ jawab murid
“ternyata
kamu, aku kira ada sesuatu.” Seru herby
“hahaha….
Sesuatu apa? Kamu takut ya” Tanya muri pada herby
“iya
kau takut” jawab herby
“kenapa
kamu takut kan disini tidak ada apa-apa!” seru murid
“iya
suasananya mirip dengan apa yang aku tonton kemarin sore” kata herby
“kamu
nonton apa?” Tanya murid
“aku
nonton film horror jepang yang serem itu dan latarnya itu sekolah” seru herby
“hahaha…
itu kan film tau.” Seru murid
Tak terasa sudah sampai
pintu masuk kelas dan mereka pun masuk kelas untuk mengikuti pelajaran.
No comments:
Post a Comment